Pria dan Wanita





Siang tadi, suara dari dr. Aisha Dahlan  memenuhi ruangan tengah di rumahku. Bunda sengaja menyetelnya dengan volume yang besar, agar aku juga mendengarkan pemaparan dokter itu sekalipun aku tidak berada di dekatnya.

"Dek sini, coba dengarkan! Ini bekal kamu untuk nikah." Panggil bundaku. Aku nyengir mendengar kata akhir dari bunda. Bunda selalu saja meledekku masalah nikah. Padahal aku masih kecil :)

"Iya sebentar lagi" tawarku sambil menyelesaikan makan siang yang sudah hampir setengah jam tak kunjung selesai. Suara tawa bunda menghiasi seisi rumah setiap mendengar pemaparan dokter dalam speaker wireless itu, dikarenakan pembahasan lika liku dalam rumah tangga yang disampaikan secara blak-blakan. 
Dan siang ini hanya ada aku, bunda dan pembahasan perihal rumah tangga.

***

Oke langsung saja, di sini aku mau menuliskan 8 poin dari sekian banyak poin yang di sampaikan dr. Aisha Dahlan, mengenai program otak setiap laki-laki dan perempuan akan berpengaruh pada wataknya dan rumah tangga.


  1. Wanita pada umumnya akan lebih suka mencari cara bagaimana memperbaiki hubungan pernikahan mereka. Sementara pria hanya 80-88% lebih senang mempelajari ilmu yang berkaitan dengan benda ketimbang mencari ilmu memperbaiki hubungan pernikahan mereka.
  2. Mekanisme bahasa perempuan lebih besar dari pada laki-laki. Laki-laki membutuhkan 7k kata/hari, sementara wanita membutuhkan 20k kata/hari. (Tak heran banyak wanita cerewet).
  3. Dan wanita jika punya masalah, mereka umumnya akan suka berbagi cerita, karena hormon wanita memang begitu adanya. Bahkan ada riset yang mengatakan, jika jumlah bicara wanita yang 20k/hari itu dikurangi menjadi 15k/ hari, maka hal itu akan berpengaruh buruk pada tidur wanita itu sendiri. Hal ini sangat berbeda dengan pria, yang mana mereka jika tertekan atau dihadapkan pada suatu masalah, mereka akan memilih menyendiri dari pada bercerita. Dan otomatis hormonnya akan langsung bekerja untuk mencari solusi dari permasalahanya.
  4. Pancaran emosi pria dan wanita berbeda. Emosi pria hanya pada sebagian otak saja, jika pria emosi otak kanannya rusak sementara, akan tetapi otak kirinya masih normal. Maka tidak heran banyak pria yang masih bisa bermain sekalipun sedang banyak masalah, karena hanya satu sisi otaknya saja yang rusak. Sementara wanita jika emosi, maka semua bagian otaknya yang akan rusak, dengan membentuk lubang-lubang kecil. Sehingga wanita tetap masih bisa bekerja normal kalau sedang emosi, walaupun sambil berurai air mata ataupun terbalut rasa sedih dan gelisah.
  5. Pengumpulan emosi dari otot wajah. Reaksi otot wajah wanita secara emosional akan berlangsung 2,1/2 detik  otot wajahnya akan membuat mimik sedih jika menghadapi situasi sedih begitupun sebaliknya. Sementara laki-laki reaksi otot wajahnya lebih cepat, 1/5 detik. Hanya saja karena hormon testosteron pada laki-laki lebih dominan hal ini membuat laki-laki terlihat rileks dan otomatis langsung dapat menyembunyikan ekspresi wajahnya. Jadi jangan salahkan ekspresi laki-laki jika sedih tidak bertahan lama, karena umumnya mereka hanya menunjukkan reaksi  wajah di awal 1/5 detik, dan setelah itu  ekspresi wajah hati mereka tidak akan kelihatan lagi. Sementara perempuan, ekspresi otot wajahnya akan terus berlanjut bahkan bisa dibuatnya lebih besar atau lebay. Jadi laki-laki itu tetap punya perasaan juga, hanya saja hormon testosteronnya yang membuat para lelaki kelihatan lebih rileks.
  6. Dalam keadaan tidur, laki-laki 70%  elektriknya akan mati, sementara wanita 90% elektriknya hidup. Hikmahnya jika terjadi sesuatu, wanita akan langsung terbangun contoh: dalam mempunyai anak bayi, seorang ibu akan lebih dahulu terbangun jika anaknya menangis ketimbang bapaknya. Dan uniknya, laki-laki saat tidur, pendengarannya akan lebih tajam di luar rumah, dari pada di dalam kamar (hikmahnya mungkin untuk mendeteksi maling hehe) 
  7. Wanita selalu ingin dimengerti sementara laki-laki ingin dikagumi
  8. Hmhmhm kalau teman-teman ingin mendengar penjelasannnya lebih lanjut, bisa di cari di youtube dr, Aisha Dahlan dengan judul Kajian Ilmiah Perbedaan Otak Laki-laki dan Perempuan.(https://youtu.be/KgJDkyeNYSc)
  9. Terimakasih!!! Aku banyak belajar dari pemaparan dr. Aisha Dahlan ini, bagaimana tidak? Seorang dokter dapat menyatukan riset dengan agama! MasyaAllah luar biasa.. bundaku berdecak kagum sambil sesekali beliau tertawa mendengar pemaparannya yang memang tejadi dalam hal rumah tangga.

Komentar

  1. Balasan
    1. Hahaha iya kak, saluut kalau dengar langsung lebih gimana gitu

      Hapus
  2. MasyaAlloh,, semua sudah Alloh ciptakan dengan fungsinya masing-masing..

    Terimakasih sharenya πŸ’–
    Anyway, aku suka poin ke 6😁

    BalasHapus
  3. Ya... wanita dominan perasaan dan lelaki dominan logika jadi sangat wajar wanita itu mudah baper namun wanita bisa juga mengelola bapernya

    BalasHapus
  4. Aku cewek berperasaan bukan cowok yang suka mainkan perasaan

    BalasHapus
  5. Yaaa ampuuun bnr bggtttt. Perempuan klo uda nikah & punya anak, biasanya ya udah bnr2 komitmen. Laki? Ah sudahlah...

    BalasHapus
  6. Nice sekali infonya. Memang sudah begitu ya sejak dilahirkan, antara pria dengan wanita.

    BalasHapus
  7. Wah..bundanya suka juga dengar dr. Aisha Dahlan ya...πŸ’œ

    BalasHapus
  8. 90% elektriknya hidup saat tidur...wah dapet jawaban kenapa ibuku betul-betul siaga..mantul ulasannya kak

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Maaf Yaa

Diam

tantangan 7