Merawat Kucing


(Doc pribadi. Ini namanya Mumu)


kucing merupakan salah satu hewan kesayangan Nabi Muhammad saw. tidak hanya tingkahnya yang lucu, terkadang kucing juga mampu memberikan respon manja kepada majikannya.

Di rumah, kami memelihara sepasang kucing oren. Banyak yang mengatakan  kucing oren itu "kucing nakal" tapi tidak menurutku.  Buktinya kucing orenku tidak nakal, bahkan kucing oren jantanku tidak bisa kelahi sama sekali, dan dia selalu menajadi korban bullying kucing-kucing tetangga yang berwarna-warni.

Salah satu alasan kami tetap memelihara kucing oren ini di karenakan, cepatnya daya tangkap mereka jika diajarkan. Kala itu, kami mengajarkan mereka untuk membuang kotorannya di wc. Alhamdulillah kuasanya Allah, kucing kami paham. Jadi setiap mereka hendak buang kotoran, mereka akan langsung  menuju wc. Terkadang lucunya, salah satu dari mereka sebelum masuk wc, selalu mengeong seolah memberi isyarat "Aku mau buang air dulu ya" begitulah kira-kira aku menafsirkanya.


(Doc pribadi. Ini namanya Ee, si betina manja.)



Adapun salah satu hal yang di takuti pecinta kucing adalah, ketika kucingnya yang aktif tidak lagi nafsu makan, sehingga akan membuatnya lemas dan berpotensi jatuh sakit. 

Di sini aku akan memberikan sedikit tips, dari pengalaman pribadi mengenai bagaimana menghadapi kucing yang tidak mau makan.

1. jika kucing kamu tidak mau makan dan lesu dalam hari-harinya, maka hal itu harus di waspadai. Bisa jadi pertanda bahwa kucing kamu sedang sakit. Dulu sebelum kami punya pengalaman memplihara kucing, solusi ketika kucing kami lemas dan tidak mau makan adalah, dengan membawanya ke dokter hewan.

2. Karena pergi ke dokter hewan itu membuat dompet mengerang, kami mengambil inisiatif dari konsultasi dokter hewan sebelumnya. Jika kucing kesayanganmu tidak mau makan, caranya dengan mengganti makananya dengan makanan yang basah. (Kalau kucingku makanan biasanya adalah Nice rasa tuna, dan jika dia gak mau makan maka makananya kami ganti dengan Kit Cat kaleng rasa tuna). Kawan-kawan tidak perlu khawatir, karena harganya terjangkau.

3. Teruslah beri kucing kamu perhatian, karena hakekatnya kucing adalah hewan yang manja dan perasa. Kalau aku pribadi lebih suka membelai sambil ajak kucingnya bicara, walupun dia hanya merespon dengan kedipan mata. Setidaknya dia tahu kalau kita merindukan dia sehat kembali dan bisa bermain lagi.

"Cobalah bercengrama dengan kucing, dan rasakan kehangatannya" heheh

   

Komentar

  1. Kucingku sudah wafat T.T T.T T.T

    BalasHapus
  2. Aku pernahnya pelihara kelinci. Mati dimakan anjing. :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Serius itu sedih kalii.. :'( , nampak langsung kak???

      Hapus
  3. kucing oren yang tidak barbar ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hoo jelas kak, makanya aku sayang mereka :)

      Hapus
  4. Kadang takut sama kucing...tapi kucing oyennya lucuuu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha, kadang aku juga gitu si kak takut sama beberapa kucing, yang sukanya nyakar kan seram.. Kata kucingku makasiii kakak ;)

      Hapus
  5. Ga suka kucing, tapi meonganku kek kucing

    BalasHapus
  6. Ketemu pecinta meong disini hehe

    BalasHapus
  7. Dulu waktu kecil, aku dilarang pelihara hewan sama bpaku.
    Tapi kalo waktu makan, aku suka diluar, d teras depan. Ngapain coba?
    Manggil kucing tetangga buat ku kasih makan he, Auto di kerumunin kucing donk😂 suka banget emang lucu mereka tuh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hwaa baiknyaa.. Kucing2nya pasti nungguin terus tuu

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Maaf Yaa

Diam

tantangan 7